KEUNGGULAN

Kedokteran penyelaman dan hiperbarik merupakan cabang ilmu kedokteran kelautan mengenai aspek medis penyelaman basah dan penyelaman kering (hiperbarik), baik sebelum, selama dan setelah penyelaman. Bidang ini mengantisipasi risiko sebelum menyelam (pre-dive), adaptasi tubuh terhadap perubahan tekanan lingkungan (rekompresi dan dekompresi) dan cara tubuh bertahan di dalam kedalaman (isopression) selama penyelaman, dan risiko setelah penyelaman.

Definisi pulau kecil berdasarkan UU No 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil adalah pulau dengan luas lebih kecil atau sama dengan 2.000 km2 (dua ribu kilometer persegi) beserta kesatuan ekosistemnya. Berdasarkan pengertian di atas kepulauan kecil merupakan gugusan pulau-pulau kecil, yaitu pulau dengan luas lebih kecil atau sama dengan 2.000 km2 (dua ribu kilometer persegi) beserta kesatuan ekosistemnya, sebagai satu unit kesatuan kewilayahan administratif pemerintahan/geografis.

Keunggulan PPDS KL FK UNRAM, yaitu kedokteran penyelaman dan hiperbarik di kepulauan kecil didefinisikan sebagai kekhususan penerapan bidang ilmu kedokteran penyelaman dan hiperbarik dengan titik berat pada aspek prevensi atau pencegahan primer, sekunder, maupun tersier yang menjelaskan risiko spesifik terkait kewilayahan kepulauan kecil, yaitu keamanan penyelaman tradisional dan rekreasional, keterbatasan fasilitas layanan hiperbarik, serta evakuasi dan sistem rujukan ke fasilitas kesehatan utama.

Keunggulan yang ditetapkan merupakan kekhususan pendalaman materi kedokteran penyelaman dan hiperbarik dalam konteks khusus, yaitu di kepulauan kecil. Kekhususan ini berbeda dengan kompetensi SpKL pada umumnya dalam hal kompetensi terkait masalah dan risiko yang timbul akibat konteks kepulauan kecil. Pendalaman materi kedokteran penyelaman dan hiperbarik juga tidak melampaui kompetensi Subspesialis Penyelaman dan Hiperbarik.

Kompetensi khusus sebagai ciri khas PPDS KL FK UNRAM meliputi kompetensi dalam hal:

  1. Surveilans epidemiologi untuk berbagai jenis kasus kejadian kecelakaan penyelaman 
  2. Program pencegahan primer, sekunder, dan tersier  untuk kejadian kecelakaan penyelaman 
  3. Pemetaan risiko penyelaman dalam masyarakat kepulauan
  4. Promosi kesehatan dan proteksi spesifik di masyarakat terkait perilaku penyelaman aman, risiko, tanda dan gejala, tatalaksana awal kecelakaan penyelaman
  5. Diagnosis/Deteksi dini penyakit/masalah kesehatan terkait penyelaman
  6. Manajemen segera bagi penderita kecelakaan penyelaman
  7. Pencegahan disabilitas akibat penyelaman
  8. Rehabilitasi penyelam
  9. Manajemen pasien decompression sickness termasuk pemberian terapi hiperbarik pada daerah sulit terjangkau
  10. Perencanaan proses rujukan dan evakuasi medis pasien kecelakaan penyelaman

ROAD MAP PENELITIAN PPDS KEDOKTERAN KELAUTAN

ROAD MAP PENGABDIAN PADA MASYARAKAT PPDS KEDOKTERAN KELAUTAN