SELAMAT DATANG DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN

Rumah Sakit

Survey Kepuasan

Keunggulan FKIK

Tracer Study

BERITA TERKINI

Kunjungan FKIK Universitas Mataram ke Universitas Islam Al-Azhar: Dorong KolaborasiPenguatan SDM Kesehatan

Kunjungan FKIK Universitas Mataram ke Universitas Islam Al-Azhar: Dorong KolaborasiPenguatan SDM Kesehatan

Lombok — Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram melakukan kunjungan ke Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama antarlembaga dalam bidang pendidikan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani antara Universitas Mataram dan Universitas Islam Al-Azhar. Saat ini, kedua institusi sedang dalam proses menyusun Perjanjian Kerja Sama tingkat fakultas (MoA) antara FKIK Universitas Mataram dan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar.Dalam pertemuan tersebut, pihak Universitas Islam Al-Azhar menyampaikan ketertarikan besar terhadap program Magister (S2) dan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang ditawarkan oleh FKIK Unram. Ketertarikan ini selaras dengan fokus mereka saat ini dalam mendorong peningkatan kapasitas SDM dosen, mengingat sebagian besar tenaga pengajar di institusi tersebut masih berlatar belakang pendidikan Sarjana (S1).Beberapa dosen Universitas Islam Al-Azhar saat ini telah melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun spesialis di Bali. Namun, apabila program serupa dapat diakses di Universitas Mataram, hal ini dinilai akan jauh lebih efisien dari segi pembiayaan dan logistik, mengingat jarak yang lebih dekat dan potensi biaya yang lebih terjangkau.Lebih lanjut, pihak Universitas Islam Al-Azhar menginformasikan bahwa dalam waktu dekat mereka akan mengadakan rapat dengan pihak yayasan untuk membahas dan mengajukan dukungan pembiayaan studi lanjutan bagi dosen-dosen mereka. Rencana ini diharapkan dapat segera mendapat persetujuan, sehingga proses peningkatan kualifikasi dosen dapat berjalan lebih optimal.Salah satu tantangan utama yang tengah dihadapi Universitas Islam Al-Azhar adalah keterbatasan dosen dengan latar belakang pendidikan Magister di bidang Kesehatan Masyarakat. Selama ini, pengajaran di bidang tersebut masih banyak ditangani oleh dosen S1 yang kemudian secara bertahap disekolahkan untuk melanjutkan ke jenjang S2.Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi awal...

Hafiez dan Meci, Finalis Duta Bahasa NTB 2025, Gaungkan Literasi Lewat Sosialisasi Board Game TARAQ GUMI

Hafiez dan Meci, Finalis Duta Bahasa NTB 2025, Gaungkan Literasi Lewat Sosialisasi Board Game TARAQ GUMI

Mataram, 27 Mei 2025 — Dua finalis Duta Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2025, Al Hafiez Ariouso (nomor urut 15) dan Hadil Hudatil Awwari Rameci (nomor urut 16), menggagas langkah inovatif dalam peningkatan literasi masyarakat melalui sosialisasi TARAQ GUMI, sebuah media papan permainan edukatif yang dikembangkan sebagai program krida mereka. TARAQ GUMI bukan sekadar permainan biasa. Dirancang dengan muatan lokal, papan permainan ini mengintegrasikan tiga aspek literasi utama: kebahasaan, yang mencakup Tri Gatra Bangun Bahasa (Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Kuasai Bahasa Asing), literasi budaya daerah NTB, serta literasi keuangan. Melalui permainan yang interaktif dan menyenangkan, TARAQ GUMI mendorong peserta untuk belajar sekaligus mengenal kekayaan budaya serta berpikir kritis dalam pengelolaan keuangan. Sosialisasi TARAQ GUMI telah dilakukan SMPN 6 Mataram  dan selanjutnya akan dilakukan sosialisasi kembali di MAN 2 Kota Mataram, Universitas Mataram, serta komunitas board game di Mataram. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan permainan, tetapi juga melibatkan peserta secara aktif dalam diskusi dan simulasi, menjadikan literasi sebagai sesuatu yang hidup dan relevan di tengah kehidupan sehari-hari. “Melalui TARAQ GUMI, kami ingin menghapus anggapan bahwa literasi itu membosankan atau terbatas pada kegiatan membaca. Literasi adalah tentang kemampuan berpikir, memahami, dan beradaptasi. Dan itu bisa dimulai dari permainan,” ujar Hafiez, yang juga merupakan mahasiswa kedokteran Universitas Mataram. Senada dengan Hafiez, Meci menambahkan bahwa pemilihan media permainan adalah strategi inklusif agar semua kalangan, terutama generasi muda, bisa lebih dekat dengan nilai-nilai bahasa, budaya, dan kecakapan hidup. “Kami percaya, pembelajaran yang menyenangkan akan lebih berkesan dan berdampak jangka panjang,” tuturnya. Langkah inovatif Hafiez dan Meci mendapat sambutan hangat dari peserta dan pihak institusi pendidikan yang berharap TARAQ GUMI dapat...

Hands-On Oxford Nanopore Technology: Kolaborasi FKIK UNRAM dan YSDS dalam Riset Genomik dan Metagenomik

Hands-On Oxford Nanopore Technology: Kolaborasi FKIK UNRAM dan YSDS dalam Riset Genomik dan Metagenomik

Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan di bidang biologi molekuler khususnya metagenomik, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram bekerja sama dengan Yayasan Satriabudi Dharma Setia (YSDS) menyelenggarakan Workshop “Revolutionizing Human Genomic Examination using Oxford Nanopore Technology (ONT)” selama tiga hari, mulai tanggal 14 hingga 16 Mei 2025 bertempat di Laboratorium Riset Terpadu FKIK-UNRAM. Kegiatan ini juga dihadiri oleh peneliti dari Universitas Kristen Maranatha Bandung dan Universitas Internasional Batam. Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FKIK-UNRAM Dr. dr. Arfi Syamsun, Sp.KF., M.Si.Med, dilanjutkan dengan sambutan ketua Yayasan YSDS Dr. Vincentius Simeon Weo Budhyanto. Diselengarajan juga sesi ilmiah singkat dengan topik Genome/DNA Extraction oleh Sion Elisabeth E Haloho, M.Pharm. Sci dan Best Practice on ONT Library Preparation and Sequencing oleh Darwin Silalahi, S.P., M.P yang merupakan bagian dari Tim Riset YSDS. Sesi selanjutnya adalah peserta melakukan praktik langsung (hands-on) ekstraksi DNA dari sampel darah segar dan feses menggunakan kit FavorPrep™ dan MEBEP Stool DNA MiniKit. Setelah itu, dilakukan quality control sampel menggunakan instrument Qubit Fluorometer diakhiri dengan sesi diskusi hasil esktraksi. Workshop dilanjutkan pada hari kedua dengan library preparation menggunakan Native Barcoding Kit 24 V14, untuk hasil ekstrasi sebelumnya. Peserta dibimbing oleh tim YSDS dalam setiap tahap: mulai library preparation, pengecekan flow cell (PromethION Flow Cell R10.4.1), hingga pemuatan DNA dan proses sequencing. Hari terakhir workshop berfokus pada pengenalan analisis bioinformatika. Peserta mendapatkan pemaparan dan praktik langsung analisis data hasil sequencing menggunakan platform EP2MI. Acara ditutup oleh perwakilan dari FKIK Universitas Mataram dan YSDS, diiringi dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan panitia. Workshop ini diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis dan komprehensif bagi peserta dalam menerapkan teknologi Oxford Nanopore Technology (ONT)...

PENGUMUMAN

Tak Ditemukan Hasil

Laman yang Anda rikues tak dapat ditemukan. Cobalah mengganti pencarian Anda, atau gunakan navigasi di atas untuk mencari postingan.