Muatan Unggulan Kedokteran Kepulauan
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Terbentang dari Sabang hingga Merauke, Indonesia memiliki 17.499 pulau dengan luas total wilayah Indonesia sekitar 7,81 juta km2.
Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu provinsi yang terletak di kepulauan nusa tenggara memiliki dua pulau besar, yaitu Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.. Selain dua pulau utama tersebut terdapat sekitar 378 pulau-pulau kecil yang mengitarinya. Dari 380 pulau yang ada hanya 38 pulau yang berpenghuni, sedangkan 342 sisanya belum berpenghuni.
Pulau-pulau kecil atau biasa disebut dengan gili juga dikenal sebagai objek wisata karena keelokan panorama pantai maupun dasar lautnya. Sebut saja Gili Moyo, Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air, Gili Gede, Gili Lontar, Gili Layar, Gili Nanggu, Gili Kedhis, Pulau Bungin, dan beberapa gugusan pulau lainnya.
Berdasar latar belakang kepulauan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sebagai institusi pendidikan dokter negeri di NTB mengangkat tema kedokteran kepulauan sebagai muatan unggulan dalam kurikulum pendidikan yang diintegrasikan dalam penelitian maupun kegiatan pengabdian masyarakat.
Muatan unggulan yang dulunya disebut sebagai muatan lokal kedokteran kepulauan sudah mulai dikembangkan dan diimplementasikan dalam kurikulum 2013. Sesuai dengan amanah UU No 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi, UU No 20/2013 Tentang Pendidikan Kedokteran, mengenai pemberian kewenangan institusi penyelenggara Pendidikan kedokteran untuk memberikan konten muatan local didalam kurikulumnya. Fakultas Kedokteran merumuskan kurikulum muatan local melalui workshop penyusunan muatan local tahun 2012 menghasilkan konten muatan local mengenai Kedokteran Kepulauan yang berbasis pada tiga hal: biomolekuler, komunitas dan maritime dan kegawatdaruratan daerah rural. Muatan local yang dirumuskan ini dalam perjalanannya sesuai dengan Nawa Cita 2014-2019, yang dirumuskan oleh presiden terutama dalam poin “Mewujudkan Indonesia menjadi negara maritime yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan kepentingan Nasional” Dalam perjalanannya ada banyak hal yang dievaluasi dan dikembangkan kembali. Seiring perkembangan pengajaran dan masukan internal dan eksternal melalui akreditasi tahun 2017, tercetuslah kebutuhan untuk merestrukturisasi kurikulum muatan lokal, yang secara garis besar mencakup :
- Mengangkat tema muatan lokal yang lebih spesifik
- Menata ulang mata ajar baik ditingkat akademik dan profesi
- Menyusun bentuk pembelajaran klinik yang berbasis praktik
Pada tahun 2021 dilakukan pengerucutan tema muatan lokal menjadi muatan unggulan kedokteran kepulauan dengan tema kegawatdaruratan di daerah pesisir dan pulau kecil. Muatan unggulan kedokteran kepulauan memiliki ruang lingkup, yaitu
- Manajemen bencana pesisir
- Penyelaman dan penyakit dekompresi
- Trauma dan envenomasi akibat hewan laut
- Kegawatdaruratan akibat aktivitas di pesisir dan laut
- Pelayanan primer penanganan kegawatdaruratan, rujukan dan evakuasi
Untuk memperkuat program pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, FK UNRAM telah bekerjasama dengan institusi-institusi, yaitu:
- Badan SAR Nasional (BASARNAS) NTB
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB
- PUSKESMAS NIPAH
- Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram
- Klinik Blue Island
Impian kami untuk dapat mengintegrasikan pendidikan yang menghasilkan tenaga kesehatan yang peka terhadap permasalahan kesehatan kepulauan, dengan penelitian yang penuh inovasi dan pelayanan kesehatan yang lebih baik di daerah pesisir dan pulau kecil. Kami sangat membuka kesempatan kerja sama baik dari dalam maupun luar negeri untuk bersama-sama membangun kesehatan di kepulauan Nusa Tenggara Barat khususnya, dan Indonesia sebagai negara kepulauan pada umumnya.
FK UNRAM ingin mewujudkan masyarakat pesisir yang sadar bencana, sadar kegawatdaruratan dan mampu menjadi lini terdepan dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan.
Laboratorium Muatan Unggulan Kedokteran Kepulauan
Struktur Laboratorium Muatan Unggulan Kedokteran Kepulauan
Kegiatan yang dilakukan oleh Laboratorium Muatan Unggulan Kedokteran Kepulauan
Kesempatan kerjasama
FK UNRAM sangat membuka kesempatan untuk kerja sama dan kolaborasi dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian sehingga dapat secara langsung maupun tidak langsung mampu meningkatkan kesehatan masyarakat pesisir dan pulau kecil
