Program studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki profil sebagai berikut:
1. Praktisi kesehatan masyarakat profesional
Lulusan mampu bersikap dan berpikir kritis sesuai bidang profesi, menjunjung etika dan profesionalisme, serta menggunakan pendekatan evidence-based public health dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan upaya kesehatan masyarakat, khususnya pada konteks perbatasan, sulit akses, kepulauan, dan bencana.
2. Ilmuwan
Lulusan mampu berperan dalam pengembangan sains dan teknologi kesehatan masyarakat melalui penelitian dan kajian ilmiah. Lulusan menguasai metodologi penelitian kesehatan masyarakat serta mampu menghasilkan dan mendiseminasikan pengetahuan berbasis riset yang bermanfaat bagi masyarakat dengan menjunjung kaidah ilmiah dan etika.
3. Manajer
Lulusan mampu mengelola masalah, program, layanan, dan sistem kesehatan masyarakat secara holistik, berkesinambungan, koordinatif, dan kolaboratif. Lulusan mampu menerapkan prinsip manajemen kesehatan, perencanaan strategis, serta manajemen mutu dalam pelayanan dan program kesehatan masyarakat.
4. Pemimpin
Lulusan mampu menunjukkan kepemimpinan yang adaptif dan etis dalam mengarahkan, memotivasi, serta mengoordinasikan pemangku kepentingan untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat. Lulusan mampu memimpin perubahan, mendukung pengambilan kebijakan, dan melakukan advokasi kesehatan berbasis kebutuhan masyarakat.
5. Komunikator
Lulusan mampu berkomunikasi secara efektif, empatik, etis, dan lintas budaya dalam konteks kesehatan masyarakat. Lulusan mampu menyampaikan informasi kesehatan, hasil analisis, dan rekomendasi kebijakan secara jelas kepada masyarakat, pemangku kepentingan, pembuat kebijakan, dan profesi lain.
6. Inovator
Lulusan mampu mengembangkan dan menerapkan inovasi berbasis IPTEK kesehatan masyarakat yang kontekstual, adaptif, dan berkelanjutan. Inovasi diarahkan untuk menjawab tantangan kesehatan pada wilayah perbatasan, sulit akses, kepulauan, dan bencana, termasuk dalam pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanggulangan masalah kesehatan masyarakat.

