SELAMAT DATANG DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN

Rumah Sakit

Satisfaction Surve

Keunggulan FKIK

Tracer Study

BERITA TERKINI

Guest Lecture: Drowning Prevention : Epidemiology, Major Risk Factors, and Evidence-Based Prevention Approaches within Regional and Global Setting

Guest Lecture: Drowning Prevention: Epidemiology, Major Risk Factors, and Evidence-Based Prevention Approaches Within Regional and Global Setting

Dalam rangkaian kegiatan The 4th International Conference on Global Health and Innovation (GHI 2025), Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram kembali menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture dengan tema “Drowning Prevention: Epidemiology, Major Risk Factors, and Evidence-Based Prevention Approaches within Regional and Global Settings”. Acara ini dilaksanakan pada Rabu, 16 Oktober 2025, pukul 16.00–17.30 WITA, bertempat di Classroom 1, Public Health Department (IKM), Joint Lecture Building, lantai 3, Unram Clinic Complex. Kuliah dengan Dosen tamu ini membahas beberapa hal, diantaranya mengenai upaya pencegahan Tenggelam di tingkat regional dan global Kegiatan ini menghadirkan Prof. Richard Franklin, PhD, FACTM, FPHA, FARL, MSocSc (Health), BSc, GCertAustRurLeadership, GradCertEd, seorang pakar kesehatan masyarakat dari James Cook University (JCU), Australia. Beliau dikenal luas sebagai peneliti dan praktisi di bidang kesehatan masyarakat, keselamatan, serta pencegahan cedera dan tenggelam. Dengan lebih dari 300 publikasi ilmiah, Prof. Franklin juga menjabat sebagai President of the Australasian College of Tropical Medicine, Board Member of Farmsafe, Kidsafe, dan AusChem, serta Independent Director of Royal Life Saving – Australia. Selain itu, beliau juga aktif sebagai anggota Global Burden of Disease network dan menjadi salah satu penulis utama dalam studi global tentang tenggelam. Dalam kuliahnya, Prof. Franklin memaparkan berbagai aspek epidemiologi dan faktor risiko utama kejadian tenggelam, baik di tingkat regional maupun global. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis bukti (evidence-based) dalam merancang strategi pencegahan tenggelam yang efektif. Menurutnya, kejadian tenggelam merupakan salah satu penyebab kematian tidak disengaja yang paling sering terjadi di dunia, terutama di negara-negara beriklim tropis dan wilayah pesisir yang memiliki aktivitas perairan tinggi. Kegiatan Guest Lecture ini dimoderatori oleh Dr. Muthia Cenderadewi, MD, MPH, PhD, dosen dan peneliti dari Departemen...

Webinar Travel Medicine di Daerah Wisata: Dari Konsep Menuju Layanan Unggulan Sukses Digelar oleh FKIK Universitas Mataram

Webinar Travel Medicine in the Tourist Area: From the Concept to the Successful Services was held by FKIK University of Mataram

Mataram, 15 Oktober 2025 – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram sukses menyelenggarakan Webinar Travel Medicine di Daerah Wisata: Dari Konsep Menuju Layanan Unggulan pada Rabu, 15 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan rangkaian pertama dari The 4th International Conference on Global Health and Innovation (GHI) 2025 yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 sampai dengan 18 Oktober 2025. Webinar yang berlangsung secara daring sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WITA ini menghadirkan sejumlah pakar di bidang kedokteran pariwisata dan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama FKIK Universitas Mataram dengan Poltekkes Kemenkes Mataram serta diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari berbagai institusi di Indonesia. Beberapa narasumber yang hadir antara lain: Prof. dr. I Md. Ady Wirawan, MPH., Ph.D. (Pakar Kedokteran Pariwisata, Universitas Udayana, Bali) yang memaparkan materi tentang Tren Travel Medicine Global dan Studi Kasus. dr. Adnanto Wiweko, MPH. (Praktisi Bisnis Medis, FKIK Universitas Mataram) yang membahas Business Model Travel Medicine dan Business Plan (1). Dr. dr. Eustachius Hagni Wardoyo, Sp.MK.(K), Sp.KL Subsp.PH(K) (Pakar Kedokteran Kelautan dan Penyelaman, FKIK Universitas Mataram) yang menyampaikan Risiko Kesehatan Penyelam dan Diskusi Kasus. dr. Nasrullah (Praktisi Bisnis Travel Medicine, Gili Emergency) dengan topik Klinik Wisatawan dan Travel Assistance + Business Plan (2). Acara dipandu oleh Dr.dr. Lina Nurbaiti, M.Kes., FISPH., FISCM. dari FKIK Universitas Mataram selaku moderator. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai pentingnya pengembangan layanan Travel Medicine di daerah wisata seperti Nusa Tenggara Barat, yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam penguatan kolaborasi antara dunia akademik dan sektor pariwisata dalam mewujudkan layanan kesehatan yang unggul, aman, dan berkelanjutan. Panitia GHI...

Audiensi Dekan FKIK Universitas Mataram dan Panitia GHI 2025 dengan Gubernur NTB: Perkuat Sinergi dan Inovasi di Bidang Kesehatan

Audience of the Dean of FKIK Mataram University and the 2025 GHI Committee with the Governor of NTB: Strengthening Synergy and Innovations in the Health Sector

Mataram, 2025 – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram bersama Panitia the 4th International Conference on Global Health and Innovation (GHI 2025) melaksanakan audiensi dengan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Bapak Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, M.Hub.Int. Pertemuan ini menjadi langkah untuk memperkenalkan secara resmi GHI 2025 kepada pemerintah daerah sekaligus membangun sinergi strategis dalam pengembangan inovasi kesehatan di NTB. Dalam kesempatan tersebut, Dekan FKIK Universitas Mataram, Dr. dr. Arfi Syamsun, Sp.KF., M.Si.Med, menyampaikan bahwa tujuan utama penyelenggaraan GHI 2025 adalah menghadirkan wadah kolaborasi antara akademisi, praktisi, pemerintah, dan masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan global di bidang kesehatan tropis dan kepulauan. Bapak Gubernur NTB menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan apresiasinya atas langkah FKIK Universitas Mataram menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Beliau menekankan pentingnya membangun sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan kontinuitas inovasi kesehatan di NTB. Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.MARS, yang turut hadir dalam audiensi tersebut dan juga merupakan Dosen Luar Biasa pada Program Magister Kesehatan Masyarakat FKIK Universitas Mataram. “Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan yang tidak hanya berfokus pada solusi jangka pendek, tetapi juga mendorong riset berkelanjutan di bidang kesehatan, khususnya tropical medicine. Provinsi NTB memiliki potensi riset yang kuat, termasuk dalam pengembangan vaksin dan riset molekuler, yang merupakan warisan dari peneliti-peneliti hebat di daerah ini. Kolaborasi penelitian semacam ini penting agar NTB terus berkembang sebagai wilayah yang adaptif dan responsif terhadap tantangan kesehatan global, khususnya di daerah tropis,” ungkap Gubernur. GHI 2025 sendiri direncanakan akan menghadirkan berbagai pembicara internasional dari Australia, Belanda, Jepang,...

PENGUMUMAN

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.