SELAMAT DATANG DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN

Rumah Sakit

Satisfaction Surve

Keunggulan FKIK

Tracer Study

BERITA TERKINI

Talk Show Dies Natalis Unram Ke-58 dengan  tema “Menjaga Kesehatan Mata”

58th Unram Anniversary Talk Show with the theme “Maintaining Eye Health”

Mataram, Universitas Mataram – Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (FK Unram) menggelar acara Talk Show dalam rangka Dies Natalis Unram Ke-58 dengan  mengangkat tema “Menjaga Kesehatan Mata” secara daring melalui Zoom dan kanal Youtube BEM KM FK Unram, Minggu (4/10) pagi kemarin. Tema itu diangkat mengingat aktivitas ditengah pandemi saat ini telah beralih dari dunia nyata menuju dunia digital, sehingga membuat mata bekerja lebih banyak untuk menatap layar monitor maupun layar smartphone. Disamping itu pula, ada beberapa penelitian yang menyebutkan Covid-19 bisa termanifestasi ke mata. “Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan mata karena aktivitas sekarang selama pandemi banyak dirumah, bekerja dari rumah, belajar dari rumah,” tutur dr. Isna Kusuma Nintyastuti, Sp.M selaku pembicara dalam acara tersebut. dr. Isna menyebut beberapa keluhan mata yang sering muncul akibat terlalu sering menatap layar monitor atau smartphone adalah mata lelah, beraih, merah, kepala pusing, punggung dan leher terasa nyeri, hingga penglihatan menjadi kabur. “Itu semua tandanya bahwa mata kita sudah Lelah,” ungkapnya. Dokter spesialis mata itu melanjutkan, saat ini tidak ada patokan baku berapa lama mata mampu melihat layar monitor atau gadget. Namun demikian, beberapa penelitian menyebutkan maksimal hingga lima jam dalam sehari untuk orang dewasa, dan nol jam untuk anak dibawah dua tahun. “Kalau dari ahli yang disarankan screen time untuk anak dibawah dua tahun nol jam dan ada pendapat lain juga bahkan yang mengatakan dibawah umur lima tahun juga nol jam,” katanya. Hal itu karena usia dari nol sampai lima tahun merupakan waktu dimana pertumbuhan dan perkembangan organ-organ penglihatan berkembang dengan sangat pesat. Dia pun menyebutkan beberapa cara agar mata tidak mudah lelah antara lain dengan berkedip, membasahi mata dengan air mata buatan, melakukan aturan “20-20-20”, mengatur kontras dan kecerahan layar...

Launching Program Zero Waste, WR III Unram Dorong Gaya Hidup Zero Waste

Launching of Zero Waste Program, WR III Unram Encourages Zero Waste Lifestyle

Mataram, Universitas Mataram – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mataram (WR III Unram) Prof. Dr. Ir. Enny Yuliani, M.Si melaunching program Unram Zero Waste yang dirangkai dengan acara Talk Show “Langkah Kecil Selamatkan Bumi dengan Gaya Hidup Zero Waste” di Auditorium Yusuf Abu Bakar Unram, Senin (5/10) kemarin. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan para mahasiswa Unram kepada alam dan kebersihan di NTB. Program tersebut juga dimaksudkan untuk mengajak dan mengedukasi para mahasiswa agar dapat mengelola sampah dengan baik dan tepat. Prof. Enny menerangkan, kegiatan tersebut juga untuk mendukung program unggulan NTB Zero Waste yang digalakkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB agar alam di NTB tetap asri dan lestari. “Zero waste sebagai gaya hidup juga dapat dilakukan oleh siapa saja termasuk para mahasiswa di NTB, khususnya Universitas Mataram,” tuturnya. Menurutnya, program Unram Zero Waste bisa menjadi langkah positif agar mahasiswa terus bergerak dan memberikan contoh kepada masyarakat dalam melakukan pengelolaan sampah. “Zero waste adalah gaya hidup, dan butuh proses untuk menjalaninya. Bukan tidak mungkin akan terwujud jika didukung kesadaran dalam melakukan pengelolaan. Sehingga kita dapat menjadikan Universitas Mataram sebagai percontohan kepada masyarakat,” paparnya. Selain itu, Prof. Enny melihat bahwa sampah dapat menjadi sumber daya apabila dikelola dengan baik, bahkan sampah dapat menjadi bisnis yang menjanjikan. “Sampah akan memiliki nilai jika kita terus berinovasi, selain itu kita harus tetap semangat dan optimis bahwa ada tantangan terbesar yang kita hadapi bersama yaitu mengubah karakter akan pentingnya pengurangan sampah,” jelasnya. Sementara itu, Mulyadi Gunawan, S. Hum yang juga tergabung dalam Satgas Zero Waste Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB mengapresiasi program Unram Zero Waste. Pasalnya berdasarkan data...

FK Unram Tekankan Pentingnya Jaga Kesehatan Mata di Tengah Pandemi

FK Unram emphasizes the importance of maintaining eye health in the midst of the pandemic

Mataram, Universitas Mataram – Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (FK Unram) menggelar acara Talk Show dalam rangka Dies Natalis Unram Ke-58 dengan  mengangkat tema “Menjaga Kesehatan Mata” secara daring melalui Zoom dan kanal Youtube BEM KM FK Unram, Minggu (4/10) pagi kemarin. Tema itu diangkat mengingat aktivitas ditengah pandemi saat ini telah beralih dari dunia nyata menuju dunia digital, sehingga membuat mata bekerja lebih banyak untuk menatap layar monitor maupun layar smartphone. Disamping itu pula, ada beberapa penelitian yang menyebutkan Covid-19 bisa termanifestasi ke mata. “Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan mata karena aktivitas sekarang selama pandemi banyak dirumah, bekerja dari rumah, belajar dari rumah,” tutur dr. Isna Kusuma Nintyastuti, Sp.M selaku pembicara dalam acara tersebut. dr. Isna menyebut beberapa keluhan mata yang sering muncul akibat terlalu sering menatap layar monitor atau smartphone adalah mata lelah, beraih, merah, kepala pusing, punggung dan leher terasa nyeri, hingga penglihatan menjadi kabur. “Itu semua tandanya bahwa mata kita sudah Lelah,” ungkapnya. Dokter spesialis mata itu melanjutkan, saat ini tidak ada patokan baku berapa lama mata mampu melihat layar monitor atau gadget. Namun demikian, beberapa penelitian menyebutkan maksimal hingga lima jam dalam sehari untuk orang dewasa, dan nol jam untuk anak dibawah dua tahun. “Kalau dari ahli yang disarankan screen time untuk anak dibawah dua tahun nol jam dan ada pendapat lain juga bahkan yang mengatakan dibawah umur lima tahun juga nol jam,” katanya. Hal itu karena usia dari nol sampai lima tahun merupakan waktu dimana pertumbuhan dan perkembangan organ-organ penglihatan berkembang dengan sangat pesat. Dia pun menyebutkan beberapa cara agar mata tidak mudah lelah antara lain dengan berkedip, membasahi mata...

pronouncement

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.