PROFIL DOKTER SPESIALIS RADIOLOGI
STAF PENGAJAR RADIOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM




Struktur Kepengurusan

1. Pendahuluan
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran yang semakin maju telah banyak memberikan manfaat dalam melakukan pengobatan, salah satunya yaitu radiologi. Pentingnya pelayanan radiologi di rumah sakit sebagai bagian yang terintegrasi dari pelayanan kesehatan secara menyeluruh. Radiologi merupakan sarana pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis penyakit dan pemberian terapi yang cepat dan tepat bagi pasien yang menjadikan pelayanan radiologi telah diselenggarakan di berbagai
Sarana pelayanan kesehatan seperti puskesmas, klinik-klinik, swasta, dan rumah sakit di seluruh indonesia (Brigham E, dan Houston J, 2011). Pelayanan unit radiologi yang diberikan kepada pasien rumah sakit harus sesuai dengan standar mutu agar dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan pasien dalam memperoleh pelayanan, sehingga kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diterima pada akhirnya dapat meningkatkan kredibilitas rumah sakit itu sendiri. Pelayanan prima dapat diwujudkan jika ada standar yang dipatuhi. Pelayanan yang memenuhi standar akan memberikan hasil yang terbaik dan akan lebih terarah dalam pelaksanaannya (Endradita, 2017)
Kepaniteraan klinik yang melakukan rotasi di bidang radiologi diharapkan mampu mencapai suatu capaian minimal yang telah ditetapkan oleh Standar Kompetensi Dokter Indonesia. Sehingga terwujud dokter yang mumpuni dan ditunjang dengan alat kedokteran dalam hal ini di bidang radiologi yang canggih.
2. Latar Belakang
Dalam melaksanakan praktek kedokteran, seorang dokter harus mampu bekerja berdasarkan keluhan/ masalah pasien, melakukan pemeriksaan, menganalisis data klinis sehingga dapat membuat diagnosis yang tepat agar dapat melakukan penatalaksanaan yang sesuai. Untuk itu diperlukan pembelajaran dan pelatihan yang berkesinambungan. Agar pembelajaran terarah maka dibuatlah standar minimal yang harus dimiliki seorang dokter dengan diterbitkannya Standar Kompetensi Dokter Indonesia. Diharapkan lulusan dokter dapat memiliki keterampilan minimal sesuai yang telah ditetapkan. Untuk mencapai kompetensi sesuai Standar Kompetensi Dokter Indonesia diperlukan strategi pembelajaran dengan menerapkan target. Dalam hal ini, bagian radiologi berusaha mewujudkan kepentingan mahasiswa kepaniteraan klinik yang melakukan rotasi di departemen radiologi dengan pihak RSU Propinsi Nusa Tenggara Barat selaku salah satu rumah sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram yang menyediakan alat dan peralatan radiologi yang canggih dan mutakhir.
3. Visi dan Misi Bagian Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram
Visi Bagian Radiologi
Menghasilkan lulusan dokter umum sesuai standar kompetensi dokter Indonesia yang unggul, bermoral, berkualitas, berorientasi masyarakat dan berdaya saing internasional.
Misi Bagian Radiologi
- Mempunyai tanggang jawab dalam pengalaman bidang kedokteran sesuai dengan kebijaksanaan pemerintah yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.
- Mampu mengembangkan sikap pribadi sesuai dengan etika ilmu dan etika profesi.
- Menyelenggarakan pendidikan dan penelitian terpadu yang sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang Radiologi.
- Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sesuai kompetensi dokter Indonesia
- Memiliki pengetahuan luas dan terampil dalam bidang radiologi, sehingga sanggup memecahkan masalah kedokteran secara ilmiah dan mengamalkannya kepada masyarakat secara optimal.
4.Struktur Organisasi
Rektor Universitas Mataram : Prof. DR. Lalu Husni,SH. MHum
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram : DR. dr. Hamsu Kadriyan,SpTHT-KL (K). Mkes Ketua Program Studi Kepaniteraan Klinik : dr. Ilsa Hunaifi,SpS
Kordinator Pendidikan Radiologi : dr. Novia Andansari Putri Restuningdyah, Sp.Rad
Staf Pengajar :
- dr. Hasan Amin,Sp.Rad : Kepala SMF / Departemen Radiologi RSU Propinsi NTB
- dr. Dewi Anjarwati,M.Kes, Sp.Rad : Kepala Instalasi Radiologi RSU Propinsi NTB
- dr. Triana Dyah Cahyawati, Sp.Rad. M.Sc : Kepala Instalasi Radiologo RS UNRAM
Bagian Tata Usaha Radiologi : Rahmawati
5. Fasilitas/Peralatan Radiologi di Gedung Central Radiologi
| Alat | Jumlah | Milik | Kemampuan Mahasiswa yang diharapkan |
| DR Philips dan Konvensional Xray Stationary Hitachi | 2 | – RSU Propinsi Nusa Tenggara Barat | – Sesuai SKDI ( Modul Ajar Radiologi) |
| CT Scan 128 slices merk Philips | 1 | – RSU Propinsi Nusa Tenggara Barat | – Sesuai SKDI ( Modul Ajar Radiologi) |
| CT Scan 64 slices merk Philips | 1 | RSU Propinsi Nusa Tenggara Barat | Sesuai SKDI ( Modul Ajar Radiologi) |
| MRI 1.5 Tesla merk Philip | 1 | – RSU Propinsi Nusa Tenggara Barat | – Sesuai SKDI ( Modul Ajar Radiologi) |
| USG Merk GE type Logic | 1 | – RSU Propinsi Nusa Tenggara Barat | – Sesuai SKDI ( Modul Ajar Radiologi) |
6. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
Evaluasi program kepaniteraan klinik bagian Radioloig dilakukan setiap tiga minggu sekali dengan diadakan ujian akhir mahasiswa kepaniteraan klinik stase radiologi oleh penguji yang terdiri dari staf pengajar stase radiologi. Selain itu nilai mahasiswa juga didapatkan dari absensi, penilaian etika, tutorial klinik dan laporan kasus yang dikerjakan selama putaran di bidang radiollogi.
7. PENUTUP
Dengan adanya program kerja bagian Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram tahun 2021 diharapkan mampu menjadi acuan atau pedoman untuk melakukan belajar mengajar kepaniteraan klinik Fakultas Kedokteran Universitas Mataram.










