Pada Selasa, 22 Agustus 2023, Auditorium Yunita Sabrina menjadi saksi dari kuliah pakar yang sangat berharga. Dalam sebuah acara yang berjalan tepat waktu, dimulai pukul 10.00 WITA, mahasiswa PSPD FK Unram semester 4 yang tengah mempelajari Blok Indera dan beberapa dokter spesialis bergabung untuk mendengarkan pembicara utama, Prof. Dr. Mohd. Razif Mohamad Yunus.
Dekan FK Unram, Prof. Dr. dr. Hamsu Kadriyan, Sp.THT-KL(K)., M.Kes, membuka acara ini dengan penuh semangat. Beliau memperkenalkan Prof. Razif, seorang ahli spesialis dari Universiti Kebangsaan Malaysia, yang telah membangun reputasi sebagai salah satu ahli yang sangat berpengalaman dalam menangani kasus kepala leher di Malaysia. Prof. Razif sendiri adalah lulusan kedokteran di Australia dan kemudian menekuni ilmu THT-Kepala Leher serta onkologi melalui berbagai kursus dan pendidikan khusus. Tidak hanya itu, beliau juga aktif sebagai visiting professor di beberapa universitas ternama di Indonesia, seperti Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Sumatera Utara.

Acara dilanjutkan dengan kuliah pakar yang dipandu oleh moderator, dr. Didit Yudhanto, Sp.THT-KL. Kuliah ini disampaikan oleh Prof. Dr. Mohd. Razif Mohamad Yunus dalam Bahasa Inggris dengan judul “Common Head and Neck Tumour.” Profesor ini memulai dengan menjelaskan tentang anatomi bedah di area kepala dan leher, diikuti dengan penjelasan tentang histopatologi di wilayah tersebut. Materi selanjutnya membahas tatalaksana bedah untuk berbagai jenis kanker, termasuk carcinoma oral, oropharyngeal, nasopharyngeal, dan laryngeal, serta keganasan lainnya di area leher. Prof. Razif memperkuat presentasinya dengan menggunakan video operasi untuk memvisualisasikan anatomi dan sumber keganasan.
Sesi kuliah pakar diakhiri dengan sesi diskusi yang dipandu oleh moderator, dr. Didit Yudhanto. Peserta kuliah diberi kesempatan untuk bertanya kepada Prof. Razif tentang topik yang telah disampaikan, menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan informatif.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh beberapa mahasiswa yang mengajukan pertanyaan yang menarik, termasuk gejala dini pada keganasan kepala dan leher, durasi tumor primer hingga metastasis regional, alasan mengapa flourescence imaging tidak cocok untuk tindakan pembedahan, dan komplikasi yang dapat terjadi setelah pembedahan kepala dan leher.
Acara ini merupakan langkah penting dalam memperluas pemahaman tentang kanker kepala dan leher. Semua peserta, baik mahasiswa maupun dokter spesialis, diberi kesempatan untuk menggali pengetahuan lebih lanjut dari salah satu ahli terkemuka di bidang ini, Prof. Dr. Mohd. Razif Mohamad Yunus.

