Mataram – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram bersama Rumah Sakit Universitas Mataram (RS Unram) menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan dengan mengirimkan tim relawan medis untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim relawan diberangkatkan pada Minggu (16/8/2026) bersama rombongan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) serta relawan medis dari sejumlah rumah sakit lainnya di NTB.
Keberangkatan tim relawan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas sivitas akademika Universitas Mataram terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. Selain membawa tenaga kesehatan yang kompeten, tim juga membawa bantuan obat-obatan dan bahan medis habis pakai untuk mendukung pelayanan kesehatan di wilayah terdampak.
Tim relawan yang diberangkatkan terdiri atas tenaga kesehatan multidisiplin, yaitu satu dokter spesialis bedah, dua dokter residen bedah, lima dokter umum, satu perawat, satu bidan, satu analis laboratorium, satu apoteker, satu psikolog klinis, serta tiga tenaga nonmedis. Komposisi tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari penanganan kasus medis, pelayanan farmasi, pemeriksaan laboratorium, hingga dukungan kesehatan mental bagi masyarakat terdampak gempa.
Keterlibatan FKIK Universitas Mataram dan RS Unram dalam misi kemanusiaan ini merupakan respons atas ajakan Pemerintah Provinsi NTB untuk bersama-sama membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana. Langkah ini juga sejalan dengan semangat “Unram Berdampak”, yaitu komitmen Universitas Mataram untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, pelayanan kesehatan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tim relawan RS Universitas Mataram dijadwalkan bertugas di NTT selama kurang lebih satu minggu dan akan berkoordinasi dengan BPBD NTB serta berbagai pihak terkait guna memastikan pelayanan kesehatan dapat diberikan secara optimal kepada masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, FKIK Universitas Mataram kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di tengah situasi bencana, semangat kemanusiaan menjadi landasan utama untuk bergerak bersama, membantu sesama, dan memberikan harapan bagi masyarakat yang terdampak. Kehadiran tim relawan medis FKIK dan RS Universitas Mataram di NTT diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi wujud nyata pengabdian Universitas Mataram dalam mendukung kesehatan dan kemanusiaan di tingkat regional maupun nasional.




